Tips Hidup di Jakarta Untuk Para Freelancer Yang Ingin Berkembang

Tips Hidup di Jakarta Untuk Para Freelancer Yang Ingin Berkembang

By |2018-01-11T11:12:55+00:00Januari 11th, 2018|Gaya Hidup|1 Comment

Pernah dengar ungkapan “Ibukota (Jakarta) lebih kejam ketimbang ibu tiri?” Jika belum, silahkan cari tau lebih dulu.

Jika sudah, kamu mungkin setuju bahwa hidup di Jakarta memang butuh kiat-kiat khusus agar setidaknya mampu untuk survive.

Terlebih lagi di era serba digital ini, banyak pekerjaan baru yang dulunya tidak ada, tapi sekarang justru banyak bermunculan.

Contohnya freelancer, salah satu jenis pekerjaan paling HOT di kalangan anak muda saat ini.

Di Jakarta, jenis pekerjaan ini bisa dibilang cukup menjanjikan.

Salah satunya karena semakin banyak brand/perusahaan yang butuh tenaga kerja dengan skill mumpuni, namun enggan untuk memberikan kontrak permanen.

Atau mungkin dari personal si freelancer itu sendiri yang memang ingin bekerja tanpa harus terikat dengan kontrak kerja permanen.

Tulisan berikut ini akan coba membahas tentang tips jitu untuk para freelancer yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya untuk karir yang lebih baik.

7 Tips Hidup Di Jakarta Untuk Pengembangan Karir Freelancer

Tips Hidup di Jakarta

#1. Tentukan Tujuan Sejak Awal

Ada orang yang memilih kerja freelance hanya sebagai batu loncatan sebelum mendapatkan pekerjaan tetap di kantor.

Ada juga yang memilih pekerjaan ini karena masih kuliah, dan ingin sekedar menambah uang jajan.

Tapi tak sedikit pula yang berkarir sebagai freelancer karena memang punya tujuan untuk memiliki usaha sendiri.

Kamu termasuk yang mana?

Apapun tujuanmu, sebaiknya tentukan sejak awal.

 

#2. FOKUS Pada Kelebihan Dan Lengkapi Kekurangan Dengan Berkolaborasi

Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika ingin sukses, fokuslah pada kelebihanmu.

Bukan berarti abai akan kekurangan, tapi hal ini bisa disiasati dengan cara berkolaborasi bersama orang yang ahli di bidangnya.

Misalnya, kamu adalah seorang freelancer di bidang kepenulisan, tapi agak lemah di bidang desain.

Hal ini bisa disiasati dengan berkolaborasi bersama teman yang ahli di bidang tersebut.

 

#4. Asah Skill Dan Mulai Kerjakan Project

Bakat itu alami, tapi skill harus dilatih.

Bakat yang ada tapi tak terlatih hanya akan jadi bakat terpendam.

Setelah tau bakat dan kelebihanmu di bidang apa, latihlah terus menerus agar semakin terasah.

Selanjutnya, kamu bisa mulai mengerjakan beberapa project yang nantinya bisa dijadikan sebagai portofolio dan tentunya semakin meningkatkan skill.

Kalau skill sudah terlatih dan bisa dipertanggungjawabkan dalam bentuk portofolio, akan lebih mudah untuk bisa mendapatkan job berikutnya.

 

#5. Bergabung Dengan Komunitas Yang Ada

Salah satu keuntungan tinggal di Jakarta adalah mudahnya mencari komunitas untuk menyalurkan minat dan bakat.

Sebagai contoh kalau kamu hobi ngeblog, kamu bisa join di komunitas blogger Jakarta. Atau kamu juga bisa mencari komunitas lainnya yang sesuai dengan minat dan bakatmu.

Yakinlah, lingkungan sekitar itu sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan pola pikir seseorang.

Jika ingin berkarir sebagai seorang freelancer, sering-seringlah berada di lingkungan tersebut.

 

#6. Rekrut Tim Berdasar Kebutuhan

Seorang freelancer juga memiliki tingkatan karir, terutama bagi mereka yang berniat memiliki usaha sendiri suatu hari nanti.

Kalau kamu termasuk ke dalam kategori ini, kamu bisa mempertimbangkan merekrut tim untuk mempermudah pekerjaan.

Tapi harap diingat, carilah rekan kerja dengan visi yang sama agar tak terjadi masalah di tengah jalan.

Dan yang terpenting, carilah orang yang benar-benar tepat untuk bidang yang diperlukan.

 

#7. Bekerja Sebagai Suatu Tim

Secara kasat mata, bekerja bersama-sama jauh lebih mudah ketimbang bekerja seorang diri. Karena banyaknya beban kerja bisa diimbangi dengan banyaknya jumlah sumber daya manusia.

Tapi nyatanya tidaklah demikian…

Karena ketika sudah memiliki rekan kerja, akan lebih sulit menyatukan isi banyak kepala untuk bisa bekerja bersama-sama.

Di sinilah kamu akan belajar banyak hal tentang pentingnya bekerja sebagai suatu tim.

Jika berhasil, karirmu bisa melejit dengan sangat cepat. Sebaliknya jika gagal, bukan tidak mungkin karirmu akan stagnan, dan semakin tertinggal dari yang lain.

Ke-7 tips di atas hanya gambaran umum saja, karena pastinya ada lebih banyak tips dan trik yang bisa dilakukan oleh seorang freelancer untuk pengembangan karirnya.

Atau mungkin kamu juga punya tips hidup di Jakarta lainnya yang bisa di-sharing di sini?

Yuk berdiskusi.

About the Author:

A Full Time Blogger | Digital Marketer | SEO Enthusiast