Smart Mural – Berpesan dengan Warna dan Gambar

Smart Mural – Berpesan dengan Warna dan Gambar

By |2017-10-31T18:07:24+00:00September 24th, 2017|Komunitas|0 Comments

Kali ini Blogger Jakarta diundang di acara Super Brands Smart Festival Activity 2017 di Bintaro Xchange Park dimana banyak terdapat berbagai aktivitas antara lain Smart Exhibition, Smart Media, Smart Community, Smart Exercise & Entertainment, Smart Kids, dan Smart Food. Setiap anggota blogjak yang datang diharuskan untuk membuat konten berdasarkan tema yang dipilih secara acak. Nah, saya mendapatkan tema tentang Mural Performance.

http://www.superbrands.id/smartfestival/img/activities/08%20SMARTFEST_0008_SMARTFEST_0005_MURAL.jpg

Mural Performance termasuk painting dan grafitti adalah cara menggambar atau melukis di atas media dinding, tembok atau permukaan luas yang bersifat permanen lainnya, menggunakan cat tembok dan kapur untuk membuat draft nya. Bisa juga diartikan sebagai seni untuk menyampaikan pesan dengan media lebih besar.

Di acara Super Brands Smart Fesival Activity ini, ada stand Mural Painting and Grafitty dari komunitas Tiga Kubik yang berpusat di depok, Tiga Kubik memiliki Galeri Kubik Kreasi Mural yang sekarang di bilangan Jalan Akses UI nomor 101, Kelapa Dua Depok yang diresmikan tahun 2017 ini. Komunitas ini juga tersebar di Kalimantan, Jogjakarta dan Bandung.

https://scontent-sea1-1.cdninstagram.com/t51.2885-15/s480x480/e35/20225465_1232913713481607_7739238206456987648_n.jpg?ig_cache_key=MTU2NDQ0NjM1MzU3NTIyOTAzNA%3D%3D.2

Tiga Kubik dibentuk pada tahun 2009 oleh Founder Tiga Kubik yaitu Mas Ilham, beliau ternyata alumni Pondok Pesantren Gontor. Menurut penuturan beliau, kebanyakan anggota komunitas ini berasal dari alumni Pondok Pesantren Gontor dan sebagian lagi dari teman kuliah umum di Universitas di Jakarta jurusan seni rupa dan desain. Tiga Kubik merupakan singkatan dari nama teman teman co founder namun akhirnya menjadi berfilosofi tentang berkesenian itu melalui tiga tahap yakni, persiapan, proses dan menjadi sebuah karya.

https://scontent.cdninstagram.com/t51.2885-15/s480x480/e35/18879089_301488046968786_7624154866998312960_n.jpg?ig_cache_key=MTUyNzQ2NDM2MzE3MzIzMTU2OQ%3D%3D.2

Tujuan dari Mas Ilham yang juga mengajar kaligrafi dengan membuat komunitas ini adalah untuk merubah persepsi orang tua mengenai seni dan menjadi wadah bagi para seniman untuk berekspresi. Karena kadang orang tua berpikir kalau anaknya mendalami soal seni apa yang dapat di harapkan. Namun dengan bergabung di komunitas ini selain dapat menyalurkan bakat dan hobi tapi juga bisa menjadi tempat mencari penghasilan karena Tiga Kubik juga sering diminta untuk membuat Mural di kafe kafe, sekolah, kampus dan lain lain. Karya terbesar dari Tiga Kubik kreasi ini antara lain Mural Bandara Supadyo Pontianak, Geprek Bensu by Ruben Onsu, dan Bebop Food Studio by Mikha Tambayong.

Hasil gambar untuk bebop studio mural

Tiga Kubik beriklan di media sosial dan dari mulut ke mulut dari kafe yang pernah mereka sambangi dan buatkan Mural. Benefit dari kegiatan ini selain dari mencari materi adalah memberikan dan membagi ilmu pengajaran mengenai seni kepada sebanyaknya orang. Rata rata modal untuk membuat mural sekitar dua jutaan. Karena materinya berupa Triplek (jika di acara acara seperti sekarang) atau tembok bila ada permintaan dari klien mereka. Cat tembok berbagai warna, kuas, gelas plastik sebagai wadah cat dan tangga lipat digunakan untuk mencat bagian atas karena Mural ini cukup besar dan tinggi. Sedangkan untuk biaya yang harus klien berikan kepada Tiga Kubik tergantung dari jenis muralnya (Pop Art, 3D, dll) kemudian baru ditentukan berdasarkan per meter media yang digunakan. Harga sudah termasuk jasa, bahan bahan, akomodasi dan transport desainernya.

Mungkin kalian berpikir Mural sama dengan Street Art. Tapi ternyata berbeda, Mural menggunakan cat tembok, teknik penggambaran lebih rumit dan juga dikomersilkan sedangkan Street Art menggungakan cat pilox, serta Street Art lebih ilegal karena ada tembok kosong di pinggir jalan tinggal mereka gambar saja.

Tiga kubik memiliki organisasi terstruktur juga rupanya. Ada beberapa bagian kepengurusan yakni, yang mengurus advertising, mengurus pembukaan kafe (masih running), Art Shop, juga tempat belajar untuk wadah para seniman.

Ada 13 orang dari komunitas Mural Tiga Kubik ini yang datang pada acara Super Brands Smart Festival Activity pada siang ini. Kalian bisa kepoin di ig nya masing masing. Antara lain @tigakubik, kak Tya @tiahusain, Kak Dea @canis.major27, Mas Ilham Rizky @miamrizky, Mas Robby @robbyakmalhidayat, Mas Ilham (Founder) @seniilham.

Tertarik untuk mencoba seni Mural? Saya sudah coba dan seru juga bikin nagih :v

 

About the Author: