Salemba, Salah Satu Sudut Jakarta yang Bersejarah

Salemba, Salah Satu Sudut Jakarta yang Bersejarah

By |2018-08-23T00:06:00+00:00Agustus 23rd, 2018|Wisata|0 Comments

Kalian mungkin sering mendengar Jalan Salemba atau Jalan Kramat Raya, bahkan mungkin sering melalui jalan tersebut. Namun, apakah kalian tahu jika Jalan Salemba dan Jalan Kramat merupakan salah satu daerah di sudut Jakarta yang memiliki banyak sejarah?

Dalam buku yang berjudul “212 Asal Usul Djakarta Doeloe”, terbitan Ufuk Press pada Oktober 2012 menyatakan bahwa Salemba dalam peta abad ke-19 dan awal abad ke-20 bernama Struywijk atau Salemba Besar.

Dinamankan Struywijk, atau dapat diartikan sebagai kawasan Struys yaitu karena tuan tanah pertamanya adalah Abraham Struys. Beliau merupakan seorang perwira VOC. Kemudian tanah itu diwariskan kepada anaknya yang bernama Anna Struys, yang menikah dengan Joan Van Hoorn. Johan Van Hoorn merupakan seorang pejabat tinggi kompeni Belanda di Batavia.

Jalan Salemba merupakan satu kawasan strategis yang berada di antara Jalan Kramat Raya dan Jalan Matraman Raya, wilayah Kecamatan Senin, Jakarta Pusat. Wilayahnya terbentang dari kali Ciliwung di sebelah barat, sampai kali Sunter di sebelah timur. Dari pemakaman orang-orang Tionghoa atau Sentiong di sebelah utara, sampai kebun kayu manis milik partikelir solutide di sebelah selatan.

***

Di masa lampau, Jalan Salemba juga merupakan salah satu jalan yang dibangun oleh Gubernur Jenderal Daendels ketika memerintah pada tahun 1808-1811, hingga dikenal dengan nama Jalan Daendels.

Pada tahun 1905 Ibukota Batavia dibagi menjadi dua Kotapraja, yakni Batavia dan Meester Cornelis (saat ini menjadi Jatinegara). Jadi jalan Salemba terletak di perbatasan antara kota Batavia dan Meester Cornelis.

Di Salemba juga terdapat beberapa tempat bersejarah seperti Gedung Fakultas Kedoteran Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo, Stasiun Salemba, Museum MH. Thamrin, Panti Asuhan Vicentius Putra dan masih banyak lagi.

salemba

Gedung FKUI

salemba 2 - bloggerjakarta.com

Jembatan ini dahulunya rel kereta Stasiun Salemba
(Sumber gambar: Diantin.com)

Selain itu, di Jalan Salemba dan Jalan Kramat juga dikenal dengan gedung-gedung tempat sekretariat partai di masa lalu. Maka tak salah jika di sini masih berdiri Kantor Pusat NU dan di seberang jalan, terdapat juga gedung kosong yang konon katanya merupakan bekas kantor biro PKI pada awal tahun 60-an.

salemba 3 - bloggerjakarta.com

Gedung Kosong Peninggalan PKI
(Sumber gambar: diantin.com)

Mungkin sudah banyak orang yang tahu jika banyak jalan di Jakarta yang bersejarah, dan salah satunya adalah Jalan Salemba ini. Namun, banyak juga orang yang tidak peduli dengan sejarah tempat di mana dia tinggal.

Untuk kalian warga Jakarta, yuk kita lestarikan tempat-tempat bersejarah yang ada di Kota Jakarta dengan menjaga dan melestarikan sejarah tempat tersebut.

 

About the Author:

Hai saya Antin Aprianti, kalian bisa memanggil saya Antin. Hobi saya bercerita dan membaca, kalian bisa membaca tulisan-tulisan saya di Diantin.com.