Polemik Tanah Abang, Semoga Segera Ada Solusi

Polemik Tanah Abang, Semoga Segera Ada Solusi

By |2018-02-01T14:32:18+00:00Februari 1st, 2018|Gaya Hidup|2 Comments

BLOGGERJAKARTA.COM – Penataan kawasan Tanah Abang yang sudah berjalan sebulan banyak menuai komentar dari sejumlah elemen pemerintahan dan masyarakat. Beberapa mendukung dan tak sedikit pula yang menyayangkan terobosan Pemprov DKI Jakarta ini.

Salah satunya dari Pihak kepolisian melalui Polda Metro Jaya yang berseberangan terkait dengan ditutupnya salah satu akses jalan di sekitar Tanah Abang. Menurut pihak kepolisian berdasarkan riset yang mereka lakukan, penutupan Jalan Jatibaru mengakibatkan meningkatnya kemacetan di jalur menuju Tanah Abang dan sekitarnya

Terlebih jalan merupakan akses transportasi yang kini dialihfungsikan menjadi lapak berjualan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL). Hal ini tentu menjadi persoalan yang bertambah rumit bagi Pemprov DKI Jakarta demi menjalankan janji janji kampanye Pilgub lalu untuk mengatur kondisi di sekitar Tanah Abang.

BACA JUGA :

Maka tak heran, polemik yang terjadi akibat terobosan yang telah dieksekusi antara pihak Polda Metro Jaya dengan Pemprov DKI jakarta semakin seru untuk disimak. Apakah Pemprov DKI mash bersikukuh dengan program-programnya ataukah mendengar rekomendasi yang dikirimkan Polda Metro Jaya beberapa hari lalu seperti dimuat dalam media-media cetak maupun online.

Ada enam rekomendasi yang dikirimkan Polda Metro Jaya diantaranya, Pertama, polisi meminta Pemprov DKI Jakarta melibatkan mereka dalam setiap perencanaan kebijakan yang berdampak pada keamanan, keselamatan dan ketertiban lalu lintas.

Kedua, Pemprov DKI disarankan untuk berkoordinasi dengan Polri jika ingin menggunakan jalan di luar fungsi. Ketiga, polisi meminta penempatan pedagang kaki lima (PKL) pada lokasi yang tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keempat, Pemprov DKI diminta melakukan pengkajian yang lebih komprehensif dalam setiap kebijakan, baik dari aspek sosial, ekonomi maupun hukum, sehingga tidak menimbulkan permasalahan yang baru.

Kelima, Pemprov DKI diminta meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum menuju ke tempat perbelanjaan. Keenam, polisi meminta Pemprov DKI mengembalikan fungsi jalan untuk mengurangi dampak kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

BACA JUGA :

Angkringan, Salah Satu Tempat Nongkrong Murah di Jakarta

Ridesharing, sebuah Inovasi Terbaru sebagai Solusi Mengatasi Kemacetan di Ibukota Jakarta!

Sekelumit Kecanduan yang Membuatmu Bangga Menjadi Bagian dari Jakarta

Di hari yang sama, Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini Anies Baswedan sama sekali belum menerima surat rekomendasi yang dikirimkan Pihak Kepolisian. Dalam keterangannya dia akan menindaklanjuti surat rekomendasi tersebut. Karena setiap permasalahan akan ada solusinya terkait dengan pencabutan lebih dari 3.200 lapangan pekerjaan yang ada di PKL Tanah Abang.

Salah seorang warga yang tinggal di sekitar Pasar Tanah Abang, Adjie P. Amry mengiyakan kalau ada yang berbeda sebulan terakhir di sekitar Jalan Jatibaru. Biasanya ketika ia hendak ke Stasiun Tanah Abang tidak mendapati adanya PKL di jalan-jalan. Ia yang merupakan salah seorang pegawai negeri sipil tak banyak berkomentar dan menyerahkan kebijakan kepada pemerintah terkait. Mudah-mudahan polemik yang terjadi segera mendapat solusi.

Ia juga berharap para PKL mendapat lokasi berjualan yang layak dan solusi transportasi segera teratasi. Agar tidak ada pihak yang dirugikan dnegan adanya kebijakan baru tersebut. Ia juga berpesan agar setiap elemen yang bersentuhan langsung bisa duduk bersama merembukkan solusi agar tercipta kondusivitas di sekitar Tanah

About the Author:

Seniman Kata Penyuka Sastra