Napak Tilas Jejak Para Pejuang Kemerdekaan RI Di Museum Joang 45

Napak Tilas Jejak Para Pejuang Kemerdekaan RI Di Museum Joang 45

By |2018-03-10T15:42:39+00:00Maret 10th, 2018|Wisata|0 Comments

“Kita meninggalkan museum ini tetapi sebenarnya tidak, karena sejarah itu berlangsung terus sejalan dengan penghidupan dan kehidupan manusia, khususnya bagi kita generasi pejuang 45, bangsa Indonesia dan bangsa-bangsa didunia pada umumnya”.

Berada dibilangan Menteng Raya No.31, Menteng, Jakarta Pusat, Museum Joang 45 merupakan salah satu museum di Jakarta yang sudah dikenal oleh semua kalangan. Bagaimana tidak? Museum yang sering diincar menjadi wisata pendidikan ini selalu ramai oleh anak-anak yang ingin mengetahui sejarah penting masa-masa perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia pada saat itu.

Sekelebat sejarah, pada zaman Hindia-Belanda gedung ini dulu pernah dijadikan hotel yang bernama Schomper. Lalu sampai pada akhirnya gedung ini diambil oleh Jepang tepatnya pada tanggal 8 Maret 1942 untuk diserahkan ke Jawatan Propaganda atau biasa disebut dengan Sendebu.

Tapi itu semua tidak berlangsung lama. Bulan Juli 1942, Sendebu pun menyerahkan gedung ini kepada para pemuda untuk digunakan sebagai tempat pendidikan politik dengan tujuan untuk memanfaatkan pemudi-pemudi tersebut demi kepentingan perang di Asia Timur Raya.

BACA JUGA :

Perlu kalian ketahui, semua rencana Sendebu diatas berhasil dipatahkan oleh para pejuang kemerdekaan yang menjadi guru digedung tersebut dan secara tidak langsung menanamkan visi misi kemerdekaan yang transparan. Kemudian pada tahun 1972, gedung ini resmi ditetapkan sebagai bangunan bersejarah yang dilindungi oleh undang-undang.

Wahhh, kerenkan? Sejarah yang luar biasa dan wajib kalian kenang.

Ok, lanjut lagi yahh.

Sampai pada akhirnya, tanggal 19 Agustus 1974, Gedung Joang 45 diresmikan oleh Presiden RI yakni Soeharto dan hingga dengan detik ini menjadi saksi bisu sejarah dan tempat pengkoleksian benda-benda peninggalan para pejuang seperti miniatur tokoh-tokoh perjuangan saat itu, lukisan, maket peta, bahkan dokumentasi foto.

Next, kita akan membahas ada apa saja sih didalam area museum? Penasaran? Duh jangan! Gimana kalau kita langsung ulas yuk! Simak lagi sedikit.

Museum yang dibuka dari hari Selasa hingga dengan Minggu ini memiliki waktu operasional dari pukul 09.00 sampai 15.00 seperti kebanyakan museum lainnya yang tersebar dibeberapa tempat. So, dipastikan kalian jangan sampai salah jadwal ya.

Saat pertama kali datang kesini, kalian akan dipertemukan dengan “Ruang Pendahuluan” yang isinya adalah mengenai informasi yang berkaitan dengan pembangunan Museum Joang 45 serta beberapa identitas tokoh pejuang kemerdekaan saat itu seperti Sukarni, Adam Malik, AM Hanafi, dan beberapa tokoh lainnya yang dilengkapi dengan patung dada dari setiap tokohnya.

Hanya dibatasi dengan pintu kecil, kalian akan menemukan tempat berikutnya yakni “Ruang Tengah” yang isi nya adalah dokumentasi foto dilengkapi dengan kisah sejarah pertempuran agresi militer 1&2, perang gerilya, serta beberapa kisah lainnya yang menyangkut perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan. Yang uniknya lagi, kalian juga akan melihat banyak poster propaganda yang bisa dibaca satu per satu.

Dibalik ruang tengah, ada lagi namanya “Ruang Diorama” yang terdapat banyak miniatur yang mencermikan situasi gedung ini pada tahun 1945, lalu peristiwa rengasdengklok serta miniatur kondisi penandatanganan teks proklamasi hingga perayaan satu bulan kemerdekaan Indonesia.

Tidak jauh dari ruang diorama, kalian akan menemukan “Ruang Multimedia” yang biasa digunakan untuk memutar film dokumenter perjuangan¬†bangsa Indonesia dalam melawan penjajah.

BACA JUGA :

Bukan hanya itu, diarea ini juga kalian dapat melihat beberapa peralatan palang merah, lukisan, bambu runcing, serta benda-benda bersejarah lainnya.

Ruang multimetia untuk mellihat video dokumenter kisah pejuang kemerdekaan

Gedung museum joang 45 di menteng

Details:
Museum Joang 45
Jl Menteng Raya No.31, Jakarta Pusat
Telp : (021) 3909148
Fax : (021) 3923185
Email : museumjoangjakarta@yahoo.co.id
Facebook : museumjoangjakarta

Tiket Masuk:
1. Dewasa Rp5.000,-/orang
2. Mahasiswa Rp3.000,-/orang
3. Anak-anak/Pelajar Rp2.000,-/orang

Tiket Masuk Rombongan:
1. Dewasa Rp3.750,-/orang
2. Mahasiswa Rp2.250,-/orang
3. Anak-anak/Pelajar Rp1.500,-/orang
Note : Minimal 30 orang

So, tunggu apalagi? Segera ajak anak dan keluarga kalian untuk mampir ke Museum Joang 45, karena pada kenyataannya, ilmu sejarah dan pendidikan tidak habis dikejar dan tidak memandang usia!

About the Author:

Hiii.... I'm Febe Sinta Franciska author of this blog and also my private blog www.febeshinta.com Please enjoy both of this website with a cup of drink or just to kill your time. Me love you all :)