Angkringan, Salah Satu Tempat Nongkrong Murah di Jakarta

Angkringan, Salah Satu Tempat Nongkrong Murah di Jakarta

By |2018-01-15T17:02:06+00:00Januari 15th, 2018|Kuliner|0 Comments

Banyak yang bilang bahwa kota Jakarta itu adalah surganya kuliner, mau cari apa pun kamu bisa mendapatkannya. Namun, ungkapan tersebut apakah benar? Tentu saja bisa ya dan tidak.

Menu angkringan

Menu angkringan


Sebagai pendatang, saya terkadang kangen dengan kuliner atau masakan tradisional dari kampung. Maka satu-satunya cara untuk mengobati rasa kangen tersebut adalah dengan berburu kuliner khas kampung.

Namun terkadang apa yang saya cari itu susah ditemukan dan kalau pun ada, lokasinya tidak mendukung dengan alamat rumah. Bila seperti itu, terpaksa saya harus gigit jari dan mengubur dalam-dalam makan “enak” tersebut.

Meskipun asal saya bukan dari kota gudeg, Jogja. Namun saya adalah penikmat sego kucing atau nasi kucing. Sebabnya adalah waktu di kampung dulu zaman-zamannya masih sekolah menengah atas, hampir tiap malam saya menyantap nasi kucing.

Memang benar, sampai sekarang bahwa nasi kucing itu terkenal dari Jogja. Tapi di kampung saya, yang membuka warung angkringan itu jumlahnya banyak.

Sebenarnya apa sih angkringan itu? Jika kamu orang Jogja atau sekitarnya, nama ini sudah tak asing lagi. Meskipun di Solo sebutannya berbeda, yakni HIK (Hidangan Istimewa Kami), tapi konsepnya sama. Yakni warung kecil dengan menjual berbagai menu sederhana.

Dengan seringnya saya menyantap nasi kucing inilah, ketika saya tinggal di Jakarta terkadang kangen dengan nongkrong di angkringan. Dari pertamakali saya tinggal di Jakarta, tampaknya sudah menjelajahi berbagai angkringan di Jkaarta, baik di Pusat, Timur, Selatan dan Barat.

Tapi agaknya dua tahun belakangan ini saya sering datang ke angkringan yang berada di Jalan Bungur, Kemayoran, Jakarta Pusat, bernama D’Angkringan. Alasan paling utama adalah karena jarak angkringan dari rumah saya, relatif dekat. Jika dengan motor, tak menghabiskan sebatang rokok. Selain itu, tempatnya juga lumayan nyaman, meskipun mas-masya terkadang mutar musik terlalu keras. 😀

Menu angkringan

Saya dan beberapa teman dari Blogger Jakarta saat di angkringan

Saya dan beberapa teman dari Blogger Jakarta saat di angkringan


Hampir sama dengan angkringan di manapun, bahwa menu yang disediakan oleh warung angkringan ini adalah yang pasti adalah nasi kucing. Menu ini adalah nasi ditambah dengan sambal tomat dan orek tempe. Terkadang ada teri atau tongkol. Cukup itu saja dan sangat sederhana.

Selain menu utama, di angkringan juga menyediakan sate usus, ampela, paru dan ditambah dengan suguhan minuman yang tradisional banget, seperti wedang jahe, teh, kopi jos, dan lain sebagainya.

Ke angkringan itu bukan berarti kamu harus menikmati nasi kucing dan setelah itu pulang. Bukan. Karena di angkringan itu adalah tempat bertukar pikir cerita sehari-hari dengan teman, pasangan atau dengan pemilik warung sekalipun.

Ngomong-ngomong soal harga, untuk ukuran Jakarta, angkringan itu sangat merakyat kok. Bahkan dengan membawa uang lima belas ribu rupiah saja, kamu bisa kenyang dan mendapatkan cerita-cerita baru dari teman atau kolega

About the Author:

FULL TIME NETIZEN | Member of Setara Network & rajin menulis di Setara.net